Standar pengujian untuk kerekan tuas
Menguji item standar untuk pengangkat tuas
(1) Uji tanpa beban: Tarik tuas maju dan tuas mundur maju mundur tiga kali saat tidak ada beban, dan amati kondisi kerja mekanisme. Tidak boleh ada kemacetan.
(2) Uji beban terukur: Diuji pada bangku uji khusus, gaya tarik tangan dan gerakan tali kawat bolak-balik pegangan harus memenuhi persyaratan standar.

(3) Uji beban dinamis: Uji pada bangku uji khusus, beban pada 1,1 kali beban terukur, naik dan turun sekali, dan jarak gerakan tali kawat tidak boleh kurang dari 200mm setiap kali. Seluruh mesin harus bekerja dengan lancar dan andal.
(4) Uji beban statis: Pada bangku uji khusus, beban secara bertahap dinaikkan hingga 1,5 kali beban terukur dan ditahan selama 10 menit. Klem dan pelat penjepit tidak boleh menyebabkan deformasi permanen yang memengaruhi kinerja.

(5)Uji kait:
① Pada mesin uji material, masukkan beban secara bertahap hingga 2 kali beban terukur melalui bagian tengah rongga kait, lalu lepaskan beban setelah didiamkan selama 1 menit. Periksa deformasi mulut kait, yang tidak boleh melebihi 0,25%;
② Pada mesin pengujian material, masukkan beban secara bertahap hingga 4 kali beban terukur melalui bagian tengah rongga kait, dan kait harus mampu menopang dengan andal selama 1 menit.
(6) Uji keandalan: Di bawah beban terukur, tarik tuas maju dan tuas mundur terus-menerus sehingga total gerakan maju mundur tali kawat tidak kurang dari 120m (dapat dilakukan dalam empat kali, tetapi setiap kali, tetapi total gerakan tali kawat setiap kali 30m, dan interval antara setiap kali tidak boleh melebihi 1 jam. Penggantian tali kawat tidak diperbolehkan selama pengujian). Tidak boleh ada kelainan pada bagian mana pun dari pengangkat tuas.

(7) Pemeriksaan kualitas penampilan: Permukaan kait harus halus dan bersih, dan tidak boleh ada gerinda, retak, lipatan, atau cacat lokal yang mengurangi kekuatan; tidak diperbolehkan melakukan pengelasan perbaikan pada kait. Permukaan pelat penjepit harus lurus dan bebas dari gerinda. Ujung-ujung tali kawat harus membulat dan tidak longgar. Tidak boleh ada simpul, benjolan atau puntiran di seluruh tali. Paku keling bagian-bagian harus kuat, dan kepala paku keling tidak boleh memiliki cacat seperti kilatan, retak, atau goresan. Bagian yang dicat harus rata dan berwarna cerah. Tidak boleh ada noda, gelembung, kerutan, pengelupasan, dan kekasaran.









